Peran perempuan dalam pengembangan ekonomi Indonesia memegang peranan yang sangat penting. Untuk mengoptimalkan peran perempuan dalam pembangunan ekonomi, diperlukan adanya dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat itu sendiri.
Menurut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bapak Yohana Yembise, “Perempuan memiliki potensi besar dalam menggerakkan perekonomian sebuah negara. Maka dari itu, perlu adanya upaya untuk mengoptimalkan peran perempuan dalam pengembangan ekonomi Indonesia.”
Salah satu cara untuk mengoptimalkan peran perempuan dalam pengembangan ekonomi adalah dengan memberikan akses yang lebih luas bagi perempuan untuk berpartisipasi dalam dunia usaha. Menurut data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, saat ini masih terdapat kesenjangan gender dalam akses perempuan terhadap pendidikan dan pelatihan kewirausahaan.
Oleh karena itu, diperlukan program-program pelatihan dan pendidikan kewirausahaan yang dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan perempuan dalam mengembangkan usaha mereka. Dengan demikian, perempuan akan mampu berkontribusi secara maksimal dalam pembangunan ekonomi Indonesia.
Selain itu, perlu adanya kebijakan yang mendukung keterlibatan perempuan dalam dunia usaha. Misalnya, dengan memberikan insentif bagi perusahaan yang memiliki program keberlanjutan dalam pemberdayaan perempuan. Hal ini sejalan dengan pendapat Christine Lagarde, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) yang menyatakan bahwa “Keterlibatan perempuan dalam ekonomi dapat meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi sebuah negara.”
Dengan demikian, mengoptimalkan peran perempuan dalam pengembangan ekonomi Indonesia bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun juga seluruh elemen masyarakat. Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan perempuan dapat menjadi motor penggerak dalam pembangunan ekonomi Indonesia yang lebih baik.